PERPUSTAKAAN TIGO SANDIANG

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Yang Telah Lama Pergi
Penanda Bagikan

Buku

Yang Telah Lama Pergi

Liye, Tere - Nama Orang;

KAMU sudah gila!”

Itulah kalimat yang terakhir kali Al Mas'ud ingat sebelum día pingsan beberapa saat lalu.
Sekarang, matanya terbuka, mengerjap-ngerjap. Terang? Seberkas cahaya matahari menembus celah kecil di dinding. Sudah siang? Berapa lama dia pingsan? Beringsut hendak duduk. Mengeluh pelan, tubuhnya terasa sakit. Ada memar di lengan, juga lebam di paha, punggung.

Mas'ud menoleh ke kiri, ke kanan, gerakannya terhenti oleh sekat. Dia berada di dalam ruangan kecil, seperti kerangkeng. Lembap, bau amis tercium. Lantai tempat dia duduk terasa bergoyang. Suara debur ombak.... Kepalanya berpikir cepat, tidak salah lagi, dia berada di dalam kapal yang berlayar. Seseorang melintas di depan kerangkeng, dengan pakaian khas pelaut, berantakan, rambut awut-awutan. Wajah orang itu melongok ke dalam kerangkeng.

"yang ini sudah siuman!" Berteriak memberi tahu, memukul-mukul kerangkeng, membuat suara bising.Dua pelaut lain di dekat pintu bergegas melangkah mendekat. Ikut memeriksa, dua wajah baru yang terlihat sama galaknya ikut menatap Mas'ud.

"Bawa dia ke depan!"

Kunci-kunci besar dikeluarkan. Pintu kerangkeng berderak dibuka, salah satu pelaut menarik tangannya, "Keluar, Bodoh!" Mas'ud mengadu, kepalanya terantuk pintu kerangkeng. "Cepat!" Yang lain membentak.
"Dia berjalan seperti ibu-ibu tua.” Yang lain menimpali. Terkekeh. Mas'ud berjalan limbung di lorong kapal. Melewati lantai basah. Melewati kerangkeng lain-yang kosong. Terus maju. Kapal ini cukup besar, dengan palka besar di perutnya. Dia menaiki anak tangga. Suara debur ombak terdengar semakin kencang, juga sorak-sorai.


Ketersediaan
#
Perpustakaan 899.2213 LIY y
P00146S
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
899.2213 LIY y
Penerbit
Depok : Sabakgrip., 2023
Deskripsi Fisik
444 hlm.; 13,5 x 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-88296-0-6
Klasifikasi
899.2213
Tipe Isi
text
Tipe Media
unspecified
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Novel
Fiksi
Fiksi Indonesia
Info Detail Spesifik
Softcover
Pernyataan Tanggungjawab
Tere Liye
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN TIGO SANDIANG
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Tigo Sandiang berdiri di atas landasan bahwa pengetahuan sejati adalah keseimbangan antara akar (budaya), hati (etika), dan sayap (intelektualitas). Digagas dan dikelola oleh februldefila.id, kami percaya bahwa seorang pembaca yang utuh adalah ia yang memahami jati dirinya, menjaga moralitasnya, dan terus meluaskan cakrawala berpikirnya.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — PERPUSTAKAAN TIGO SANDIANG

Dikelola oleh februldefila.id | Berbasis Open Source
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?