Untukmu yang berada di sana, apakah sudah ada pria yang mengkhitbahmu? Jika belum, bolehkah aku untuk bertemu dengan ayahmu besok? Seumpama daun menari, aku akan sangat berterimakasih jika kamu izinkan. Jika pun tidak kamu izinkan, tidak apa kan jika aku tetap melangkahkan kaki ini ke rumahmu? Mengenai apa jawaban dan keputusanmu, aku akan menerimanya esok dengan keikhlasan hati. Namun sebel…
Jangan pernah takut untuk berada di puncak, sebab kamu tidak sendiri. Jika pun kamu sendiri, yakinlah akan ada doa-doa yang menemanimu di sana. Jangan lupakan aku yang ada di dasar itu, yang mendoakan dan memberikan semangat, untukmu. Kamu memang yang terbaik, dan kamu akan selalu menjadi yang terbaik. Karena kamu … Teramat baik. Jika kamu bertanya mengapa aku sampai sejauh ini, aku …
Aku begitu memaknai sebuah proses. Sebab tanpa proses, maka hasil yang didapat bukanlah hal yang bisa didapat. Menuju mendapatkan hasil membutuhkan sebuah proses. Karenanya, hargailah setiap proses pada setiap detik yang kita punya. Ketika kita tidak menghargai sebuah proses? Maka hasil yang didapat pun akan menjadi tidak berharga. Dalam hari-hari yang kita lewati, akan ada satu tujuan yang …
Untuk kamu. Tidak apa-apa, ikhlaskan saja. Nanti juga kamu akan mengerti kenapa kamu sesakit ini. Sekarang ada baiknya kamu istirahat sebentar. Pelan-pelan, waktu akan menjadi obat. Dan kamu akan sembuh juga pada akhirnya. Yakin, percaya. Kamu akan tersenyum sambil mengingat kejadian yang dulu. Menertawakan karena kamu pernah serumit sekarang.
Luangkan waktumu untuk menemui-Nya dengan sengaja, kamu doakan dia dengan tulus. “Permudahkanlah segala urusannya, buatlah hari-harinya penuh dengan kebahagiaan”. Ucapmu dengan lirih. Tahukah? Bisa jadi sesungguhnya ia yang dikarenakan sesuatu adalah hasil dari doamu selama ini, permasalahan dia tahu atau tidak tentang doamu itu bukan masalahmu, tersebab yang kamu inginkan hanyalah meliha…
Apalah arti memiliki, Ketika diri kami sendiri bukanlah milik kami? Apalah arti kehilangan, Ketika kami sebenarnya menemukan banyak saat kehilangan, dan sebaliknya, kehilangan banyak pula saat menemukan? Apalah arti cinta, Ketika kami menangis terluka atas perasaan yang seharusnya indah? Bagaimana mungkin, kami terduduk patah hati atas sesuatu yang seharusnya suci dan tidak menuntut apa…
Untuk kita, yang terlalu malu walau sekadar menyapanya, terlanjur bersemu merah, dada berdegup lebih kencang, keringat dingin di jemari, bahkan sebelum sungguhan berpapasan. Untuk kita, yang merasa tidak cantik, tidak tampan, selalu merasa keliru mematut warna baju dan pilihan celana, jauh dari kemungkinan menggapai cita-cita perasaan. Untuk kita, yang hanya berani menulis kata-kata dalam…
Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, itu adalah salah satu anugerah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Nasihat lama itu benar sekali, aku tidak akan menangis karena sesuatu telah berakhir, tapi aku akan tersenyum karena sesuatu itu pernah terjadi. Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan. Mimpi-mimpi. Semua akan berlalu, sepe…
Kita hanya punya sepotong hati, bukan? Satu-satunya. Lantas bagaimana kalau hati itu terluka? Disakiti justru oleh orang yang kita cintai? Aduh, apakah kita bisa mengobatinya? Apakah luka itu bisa pulih, tanpa bekas? Atau jangan-jangan, kita harus menggantinya dengan sepotong hati yang baru. Semoga datanglah pemahaman baik itu. Bahwa semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial. S…